Kamis, 29 Maret 2012

ZIGZAG INDIKATOR

Dalam menentukan Analisa Teknikal, indikator Zig zag merupakan salah satu bagian yang sepertinya perlu untuk anda gunakan, kenapa demikian, karena Indikator Zigzag merupakan salah satu indikator momentum yang ada di MetaStock, sedangkan fungsinya hampir sama seperti indikator Parabolic SAR yang sudah pernah saya bahas sebelumnya yaitu bisa digunakan sebagai alat konfirmasi tambahan atau pendukung bagi indikator lainnya dalam penentuan sebuah trend yang sedang terjadi dipasar.

Hanya saja yang membedakan antara indikator Zigzag dengan indikator Parabolic SAR, yaitu indikator Zigzag biasanya memberikan signal terjadinya perubahan pergerakan arah trend lebih awal dibandingkan dengan indikator Parabolic SAR, namun bukan berarti tidak memiliki kelemahan, indikator zigzag kelemahannya ialah indikator ini belum dapat dijadikan alat konfirmasi bahwa perubahan suatu arah trend yang telah benar-benar terjadi karena jika dalam beberapa hari selanjutnya terjadi perubahan harga, maka indikator zigzag ini dapat berubah arah kembali.

Oleh karena itu, indikator Zigzag lebih cocok untuk dijadikan sebuah signal awal untuk mulai bersiap-siap mengantisipasi perubahan suatu arah trend. Misalnya jika disaat bullish sedang terjadi, tiba-tiba terjadi koreksi, maka indikator Zigzag mulai berbelok arah, dan hal ini bisa dijadikan sebagai tanda awal untuk anda mulai berhati-hati dan mulai mengantisipasi jika terjadi reversal sambil menunggu konfirmasi dari indikator dan tanda-tanda konfirmasi lainnya.


Didalam trading forex, Anda bisa menggabungkan indikator zigzag dengan indikator moving average untuk mendapat profit dalam trading. Disarankan agar Anda menggunakan metatrader untuk menampilkan indikator tersebut.

Berikut adalah panduan seting untuk indikator zig zag & moving average.
1. Buka metatrader Anda.
2. Pastikan metatrader Anda sudah aktif & online.
3. Buka timeframe Daily (D1)
4. Untuk setting Zigzag : buka menu insert, indicators, custom, lalu pilih zig zag.

Karena kita memang mengambil default dari metatrader, maka kita tinggal klik ok. Jika Anda ingin mengganti warna dan ketebalan garis juga diperbolehkan, silahkan klik Colors.
Zig Zag menunjukkan tren kinerja masa lalu dan hanya perubahan yang paling penting. Indikator ini menyaring semua perubahan kurang dari jumlah tertentu. Zig Zag dapat membantu Anda melihat perubahan dengan menyorot pembalikan yang paling penting. Dalam segmen terakhir dalam Zig Zag dapat berubah berdasarkan perubahan plot dasar.

Tanpa moving average atau indikator trend lainnya, jangan coba-coba bertrading hanya dengan zig zag.

Parameter_Zig_Zag

5. Untuk setting Moving Average : buka menu insert, indicators, trend, lalu pilih Moving Average. Pilih period :2, lalu klik Ok.

Ulangi lagi prosesnya, untuk mendapat moving average period 4, bedakan warnanya dari moving average 2.
Sekali lagi, ulangi prosesnya untuk menampilkan indikator moving average 30.

Parameter_Moving_Average

Tampak penggabungan indikator zig zag & moving average adalah sbb:

eurusd

Testimoni untuk kedua indikator itu adalah sbb :

Jika Zig Zag sudah menghubungkan ujung harga dari atas ke bawah ataupun sebaliknya maka terdapat perubahan trend jika moving average 2 sudah crossing / melewati moving average 4. Jika moving average 2 cross moving average 4 dari bawah keatas, dan sudah ada koneksi zig zag, maka Anda dapat melakukan open Buy.

Sebaliknya jika moving average 2 sudah cross moving average 4 dari atas ke bawah maka Anda dapat melakukan open Sell, apalagi zig zag sudah membuat koneksi.
Jika moving average 2 sudah cross moving average 4 dan dalam beberapa hari kemudian sudah cross moving average 30 maka akan ada trend kenaikan atau penurunan harga yang cukup besar. Target dalam 1 hari dengan menggunakan indikator ini adalah 20 - 100 poin.

Sebagai indikator tambahan, gunakan saja Bolinger Bands, Stokastik Oscilator/RSI/MACD.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar